Meraup Untung dengan Olahan Kacang Sembunyi


Kacang tanah yang kaya akan lemak, mengandung protein tinggi, zat besi, vitamin E dan kalsium, vitamin B kompleks dan Fosforus, vitamin A dan K, lesitin, kolin dan kalsium. Kandungan protein dalam kacang tanah adalah jauh lebih tinggi dari daging, telur dan kacang soya. Kacang tanah ini, mempunyai rasa yang manis dan banyak digunakan untuk membuat  beraneka jenis kue.

Salah satunya dari sekian banyak olahan kacang tanah adalah kacang sembunyi ini. Mungkin kacang sembunyi masih terdengar asing di telinga sebagian orang. Belum dapat dipastikan makanan renyah ini berasal dari mana, di beberapa daerah di Indonesia kita dapat menemukan makanan yang unik ini dengan rasa manis atau gurih.

Kacang sembunyi merupakan makanan ringan berbahan dasar kacang tanah dan tepung terigu, namun memiliki cita rasa yang nikmat dan sangat cocok untuk camilan saat santai Anda. Namanya saja sembunyi, pasti banyak dicari. Kini penggemar kacang sembunyi hampir merata disetiap kalangan. Namun untuk produksinya masih sangat sedikit, apalagi akan banyak permintaan saat menjelang Idul Fitri atau perayaan hari besar lainnya tiba. Hal ini dapat dijadiakn peluang bisnis bagi Anda.

Seperti Ali Mundhofar pemilik usaha kacang smebunyi yang mulai kebanjiran permintaan kacang sembunyi setiap bulan Ramadhan datang. Jika Ramadhan tiba omsetnya dapat mencapai 10x lipat. Peluang bisnis camilan kacang ini dirintis sejak tahun 2001, memulai usaha dengan peralatan yang masih sangat sederhana dan manual yang dikerjakannya sendiri dan dibantu oleh istrinya. Dalam memasarkan produknya, ayah dua putri ini menawarkannya sendiri dari toko ke toko. Awalnya beliau hanya mampu memasarkan di Jepara saja, kini dapat merambah hingga kota sekitar seperti Kudus dan Pati. Hal yang membedakan kacang sembunyi buatannya dengan kacang sembunyi yang lain adalah rasanya yang khas, manis, renyah dan yang pasti enak. Produk yang diberi brand Rani Kacang Sembunyi ini, berasal dari nama istrinya. Ia dedikasikan karena istrinyalah yang membantu dan mendukung usahanya tersebut dari nol hingga saat ini.

Analisis Ekonomi

1. Modal awal

Peralatan masak

- (3 penggorengan, sutil, tampah, peniris dll.)  Rp  2.000.000

- Peralatan produksi3 Kompor gas  Rp 450.000

- Pengaduk tepung (rakitan sendiri)  Rp  2.500.000

- Mesin penipis adonan  Rp  2.500.000

- Sealer Rp 350.000

- Bahan baku awal Rp 500.000

- Sepeda motor roda tiga buah  Rp 11.000.000

Jumlah  Rp 19.300.000

2. Biaya operasional per bulan

-  Pembelian bahan baku (Rp 400.000 x 30 hari)  Rp 12.000.000

-  Gas elpiji 3kg (Rp 13.500 x 15)   Rp 202.500

-  Gaji karyawan 5 orang @ Rp 350.000  Rp   1.750.000

-  Plastik kemasan Rp  100.000

-  Transportasi Rp  180.000

-  Lain-lain   Rp 100.000

Jumlah Rp 14.332.500

3. Pemasukan

-  Omset / bulan(30kg x @Rp 32.000 x 30 hari )  Rp 28.800.000

-  Laba bersih / bulan (Rp 28.800.000-Rp 14.332.500) Rp 14.467.500

BEP (Rp 19.300.000 : Rp 14.467.500)    = < 2 bulan





Sumber artikel: bisnisukm.com, Wikipedia.com, dan redaksi

Sumber gambar: roemahsnackmekarsari.com

Leave a Comment

    Twitter JPMI

Komentar Terbaru

  • erik kusumah: Boleh minta alamat dan no tlp ksu keju boyolali ga?...
  • koko: Maaf, apakah saya bisa minta materi mengenai aspek perpajakan di bidang Perdagangan? Terim...
  • Cinung Ca: Ini brp hrganya...
  • Milkanknit: Perkembangan teknologi ternyata juga bermanfaat untuk inovasi kerajinan terutama kerajinan...
  • Milkanknit: Ternyata ditangan-tangan yang terampil berbagai macam kerajinan dan pakaian....