Triwulan I Laba Bank-Bank Syariah Tembus Rp400 Miliar


Laba perbankan syariah pada triwulan I/2011 mencapai Rp400 miliar tumbuh sekitar 21,95 persen  bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sekitar Rp328 miliar.

Berdasarkan statistik perbankan syariah yang dikeluarkan Bank Indonesia, peningkatan laba itu dihasilkan pendapatan operasional yang mencapai Rp2,75 triliun, naik 42,33 persen dibandingkan Maret 2010 yang sebesar Rp1,93 triliun.

“Kenaikan pendapatan operasional itu sejalan dengan ekspansi pembiayaan pada  11 bank syariah 23 unit usaha syariah (UUS) yang tumbuh 47,9 persen  menjadi Rp74,25 triliun, dibandingkan dengan Maret 2010 yang sebesar Rp50,02 triliun,” demikian seperti yang tertuang dalam data statistik BI di Jakarta, Selasa (17/5/2011).

Selanjutnya kenaikan laba juga didukung oleh bagi hasil investasi yang tidak terikat yang naik 43,08 persen dari Rp745 miliar menjadi Rp1,06 triliun pada akhir Maret.

Selain itu pendapatan operasional lainnya juga naik 23,03 persen menjadi Rp406 miliar dan pendapatan non operasional meningkat 33,75 persen menjadi Rp1,27 triliun.

Adapun dari sisi beban juga terjadi peningkatan terutama pada beban operasional yang naik 42,72 persen dari Rp955 miliar menjadi Rp1,36 triliun. Sementara itu beban non operasional mencapai Rp1,26 triliun, naik 32,49 persen dari periode sebelumnya.

Dalam mendukung perkembangan bisnis, kantor cabang bank syariah telah bertambah 334 unit atau meningkat 38,65 persen menjadi 1.268 unit, dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sekitar 934 cabang.

Sementara itu jumlah kantor pada UUS hanya bertambah delapan unit dari 299 menjadi 307 cabang. Hal ini terjadi karena beberapa UUS besar telah melakukan pemisahan usaha dari induk pada tahun lalu dan berubah menjadi bank syariah.





Sumber : economy.okezone.com

Sumber gambar : okezone.com

Leave a Comment

Switch to our mobile site