Cabai Impor Asal China Masih Masuk Pasar Dalam Negeri
Selama periode Januari-September 2011 proses pemasukan cabai impor masih terus terjadi ke pasar dalam negeri. Total cabai impor yang masuk ke Indonesia mencapai 7,3 ribu ton dengan nilai US$ 6,7 juta, mencakup cabai segar, kering dan cabai awet.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada bulan September terdapat 152 ton cabai impor segar senilai US$ 152 ribu yang diimpor dari China sehingga total cabai impor dari China dari Januari-September sebanyak 902,7 ton atau senilai US$ 912,3 ribu.
Pada bulan tersebut, tidak ada impor cabai dari negara lain. Padahal, biasanya ada impor cabai dimasukan dari negara seperti Vietnam, Thailand, India, Australia, dan negara-negara lain.
Selama Januari-September, Vietnam merupakan pemasok cabai impor terbanyak sebesar 4,1 ribu ton dengan nilai US$ 3,9 juta. Sementara dari Thailand impor cabai hingga September sebanyak 1,4 ribu ton dengan nilai US$ 1,2 juta, sedangkan dari India sebanyak 770,6 ton dengan nilai US$ 639,6 ribu, dari Australia sebanyak 6 ton dengan nilai US$ 24,7 ribu, dan negara lainnya sebanyak 42,2 ton senilai US$ 31,7 ribu.
Selain cabai segar, Indonesia juga mengimpor cabai kering sebanyak 16 ribu ton dengan nilai US$ 14,3 juta hingga September 2011. Cabai kering ini berasal dari negara India, China, Malaysia, Thailand, Jerman, dan negara lainnya.
Indonesia juga mengimpor cabai awet sementara sebanyak 796,2 ton dengan nilai US$ 790 ribu. Cabai ini berasal dari Thailan, Vietnam, India, dan negara lainnya.
Sumber : finance.detik.com
Sumber gambar : rimanews.com

Tweet This
Share on Facebook
Digg This
Save to delicious
Stumble it
RSS Feed