Permen Jelly Manis dari Ikan Kakap yang Bernama Perjaka


Kreatifitas generasi muda Indonesia tak bisa dipandang sebelah mata. Begitu mengagumkan. Setelah inovasi di bidang pangan yang dilakukan mahasiswa IPB dengan bahan dasar keong mas menjadi sosis, kini giliran mahasiswa di Yogyakarta yang meluncurkan inovasi di bidang serupa dengan menghadirkan produk permen jelly dari ikan kakap. Bagaimana ya rasanya?

Permen itu diberi nama Perjaka atau Permen Jelly Rasa Kakap. Produk tersebut merupakan buah tangan dua orang mahasiswa S2 Tata Boga Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Nucky Hanggara, 24, dan Erfin Dwi Priana, 23. Yang unik di sini adalah, kedua mahasiswa kreatif ini sangat cerdik ‘menyulap’ ikan kakap yang beraroma amis menjadi permen bercita rasa manis.

Erfin dan Nucky menggunakan bahan-bahan alami tanpa pengawet dalam pembuatan permen Perjaka seperti wortel, sawi hijau, buah bit, nanas, glukosa, gula, kopi, cokelat dan air. Untuk pewarna, keduanya memakai sari buah.

Proses pembuatan permen Perjaka itu sebagai berikut. Pertama, wortel, sawi hijau, buah bit dan nanas dihaluskan dengan blender lalu hasilnya dicampur dengan olahan ikan kakap dan diambil sari lembutnya. Kemudian, sebagian sari lembut itu direbus bersamaan dengan glukosa dan gula, sebagian lagi direbus dengan dicampur kopi, cokelat dan air. Setelah mendidih, keduanya dicampur lalu dicetak dan disimpan dalam suhu tertentu hingga dingin.

Erfin dan Nucky mengaku harus melakukan uji coba produk hingga berkali-kali untuk memeroleh hasil yang diinginkan. Awalnya, mereka memakai rumput laut tapi setelah diproduksi, permennya tak bisa tahan lama yakni hanya 1 sampai 2 minggu. Ketika rumput laut dihilangkan, permen bisa bertahan sampai satu bulan.

Dilihat dari segi gizinya, karya dua mahasiswa ini memiliki keunggulan tersendiri karena kaya akan kandungan protein, serat dan vitamin sehingga bagus untuk dikonsumsi oleh anak-anak. Keduanya berminat untuk memproduksi secara massal namun belum terealisasi sebab belum memeroleh izin dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) serta Kementerian Kesehatan. “Kami sempat ditawari beberapa pihak untuk produksi massal,” jelas Erfin.

Mengenai cita rasa, sepertinya produk racikan Nucky dan Erfin tak perlu diragukan. Buktinya, produk itu mendapat pujian dari chef Bara Pattiradjawane yang bertindak sebagai salah satu juri dalam ajang Inovasi Pengembangan Produk Perikanan yang digelar Kementerian Kelautan dan Perikanan pada Bulan Oktober tahun lalu. “Dia (chef Bara) sempat mengerutkan dahi ketika mengetahui permen terbuat dari ikan kakap. Kemudian mencoba hingga empat permen,” ujar Nucky. Pada ajang tersebut, kreasi Nucky dan Erfin sukses berada di posisi empat.



Sumber berita: ciputraentrepreneurship.com dan redaksi

Sumber gambar: lordbroken.wordpress.com

Leave a Comment

Switch to our mobile site