Wah Omzet Penjualan Angpao Naga Air Turun 50%
Perayaaan Tahun Baru Imlek ternyata tidak berdampak signifikan terhadap omzet penjualan angpao bergambar shio Naga Air.
Meskipun tidak mengalami kendala, namun pedagang angpao di kawasan Pasar Baru, Jakarta, ternyata mengalami penurunan omzet penjual yang signifikan mencapai 50 persen lebih.
“Tahun ini penjualan menurun mas, ketimbang tahun kemarin,” ujar salah seorang penjual angpao Syafrudin, di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat saat ditemui okezone, Senin (23/1/2012).
Penurunan penjualan yang Syafrudin rasakan, menurut dia dirasakan oleh semua penjual angpao di kawasan Pasar Baru. Penyebabnya, menurut Syafrudin, karena perayaan Imlek berdekatan dengan hari raya lain seperti Natal dan tahun baru.
Meskipun begitu, Syafrudin mengaku akan terus menjual angpao bershio Naga air ini sampai perayaan Cap Go Meh dalam 14 hari mendatang.
“Sekarang omzetnya hanya Rp200 ribu per hari. Padahal saya sudah berjualan dari pukul 07.00-20.00 WIB. Tahun lalu bisa sampai Rp400 ribu-Rp500 ribu,” lanjut dia.
Sebagai informasi, Syafrudin membanderol angpao yang bershio naga air mulai dari harga Rp7.500-Rp10 ribu per satu bungkus angpao (berisi empat sampai lima angpao).
Sementara jenis angpao yang tidak bershio, Syafrudin menjual dengan harga Rp10 ribu per empat buah angpao. Selain bershio naga air, ada juga berbagai macam angpao mulai dari yang berjenis FU, yang berarti keselamatan dan pines yang berarti angpao untuk pernikahan.
Sumber : economy.okezone.com
Sumber gambar : antarabengkulu.com

Tweet This
Share on Facebook
Digg This
Save to delicious
Stumble it
RSS Feed