Peternak Unggas Masih Kurang Terbuka
Meski wabah flu burung tidak melanda di Kudus, namun hal ini patut diwaspadai. Oleh karena itu perlu kerjasama yang baik kepada peternak unggas yang saat ini dinilai masih kurang terbuka. Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Kudus, Budi Santoso melalui Kepala Bidang Peternakan, Sa’diyah kemarin menjelaskan, memang pada tahun ini kasus flu burung tidak ditemukan di Kudus. Namun demikian antisipasi dan kewaspadaan masih terus ditingkatkan. “Terutama lalu lintas peredaran unggas di Kudus tetap kami panatau,”katanya.
Meski demikian pihaknya juga membutuhkan data informasi terkait dari pendistribusian unggas. Baik keluar maupun masuk Kudus. “Tetapi hal itu tidak semudah yang diharapkan, karena tidak semua peternak mau memberikan data tersebut dengan pertimbangan privasi.” ujarnya.
Sa’diyah menjelaskan, untuk mencegah terjangkitnya wabah flu burung langkah harus yang dilakukan adalah memberantas inti virus influenza tipe A (H5N1) tersebut yang diperkirakan lebih banyak pada sentra pengembangbiakan.
“Langkah yang efektif yaitu yang pasti memberikan penyuluhan, salah satunya tentang pentingnya kebersihan kandang, dan kemudian memisahkan unggas yang dipelihara dengan cara diumbar dengan yang dikandangkan untuk mencegah lebih banyak penyebaran flu burung,” terangnya.
Disinggung soal bagaimana cara jika ada peternak yang sulit diberikan penjelasan terkait dengan penyuluhan bahaya flu burung, ia mengaku hal tersebut sudah menjadi resiko namun tetap saja dilakukan dengan cara pendekatan. “Mau tidak mau mereka harus paham akan terjadinya penularan virus flu burung terutama saat kondisi cuaca seperti ini ,” terangnya.
Sa’diyah menambahkan sampai dengan saat ini Kabupaten Kudus masih dinyatakan nihil dari serangan flu burung meskipun dikitari beberapa wilayah terkena serangan flu burung. “Kami anjurkan menggunakan rapid test pada unggas untuk mengetahui sejak dini adanya serangan flu burung,” tandasnya.
Sumber berita: ciputraentrepreneurship.com dan redaksi
Sumber gambar: indonews.org

Tweet This
Share on Facebook
Digg This
Save to delicious
Stumble it
RSS Feed