Berbisnis Jasa Pembuatan Box Motor Delivery


Tingginya mobilitas masyarakat modern dan adanya perubahan gaya hidup yang serba praktis, membuat layanan jasa delivery belakangan ini lebih diminati para konsumen. Mulai dari bisnis makanan, minuman, toko buku, provider telekomunikasi, hingga jasa kurir maupun montir keliling, kini mulai aktif menjemput bola dan memanfaatkan layanan pesan antar untuk memenuhi permintaan para konsumennya. Kondisi seperti ini ternyata tidak hanya menjanjikan untung besar bagi para pelaku usaha yang melayani jasa pesan antar, namun juga memberikan peluang bisnis baru bagi para produsen box motor delivery yang kini semakin diminati para pelaku usaha di berbagai penjuru kota. 

Dalam menjalankan usaha jasa pembuatan box motor delivery, sasaran utama konsumen yang bisa Anda bidik adalah para pelaku bisnis kuliner, distributor produk/sales, pelaku jasa kurir, jasa montir keliling, jasa laundry, salon keliling, dan lain sebagainya. Seperti kita ketahui bersama, sekarang ini box motor delivery dipandang lebih praktis jika dibandingkan dengan pengiriman barang menggunakan mobil box, jadi tidaklah heran bila peluang pasar produk box motor delivery semakin hari semakin terbuka lebar dan menjanjikan untung yang cukup besar. 

Fenomena layanan pesan antar ternyata memberikan peruntungan baru bagi para pelaku usaha jasa pembuatan box motor delivery. Jadi, tidak ada salahnya bila Anda mencoba peluang usaha tersebut sebagai alternatif tepat untuk mendatangkan untung berlipat-lipat. Nah, bagi Anda yang tertarik menekuni bisnis jasa  pembuatan box motor delivery. Berikut ini kami informasikan cara membuat box motor dengan tipe standar.

  1. Bahan : Resin 15 kg, mat 3 kg, WR ½ kg, pigmen putih ¼ kg, erosil 0,3 kg, katalis 0,3 kg, epoxy 1 kg, cat 1 ¼ kg, thinner 2 kg.
  2. Alat : Pengaduk kayu, ember plastik, amplas, dempul, engsel pintu, bracket.
  3. Cara membuat master cetakan : Buatlah persegi dari triplek dan kayu kaso dengan ukuran 60 x 46 x 46 cm dan rongga ketebalan sekitar 3 mm (untuk tempat memasukan campuran bahan fiberglass).
  4. Cara membuat adonan bahan : Siapkan wadah untuk mencampur bahan resin, WR, pigmen putih, erosil, katalis, dan epoxy. Aduk hingga agak mengental lalu segera lakukan pembuatan box.
  5. Cara membuat box : Bersihkan cetakan hingga bersih dengan menggunakan thinner, selanjutnya masukan mat kedalam cetakan, kemudian masukan adonan fiberglass yang telah siap dan tunggulah sampai mengering selama satu hari. Setelah mengering, lepas master cetakan dari bahan fiberglass yang telah mongering.
  6. Proses finishing : Bahan fiberglass yang sudah lepas dari master cetakan, kemudian dihaluskan menggunakan amplas yang diberi tambahan thinner. Setelah itu lapisi dempul ke seluruh permukaan, dan lakukan penjemurah hingga 2 jam agar dempul mengering. Selanjutnya bisa diteruskan dengan proses pengecetan menggunakan cat yang disemprotkan ke seluruh permukaan sesuai dengan warna yang diinginkan. Tunggu hingga cat mengering (selama 1 hari), setelah itu tempelkan stiker logo atau gambar. Pasang pintu box menggunakan engsel yang dipasangkan di samping kanan body box motor.
  7. Proses pemasangan : Buatlah 6 lubang menggunakan bor di bagian bawah box. Selanjutnya  bracket dipasangkan ke besi yang berada di sandaran jok motor, dan 6 lubang yang telah dibuat disatukan ke besi bracket menggunakan mur dan baut. Box motor delivery pun siap untuk digunakan.

Kelebihan Bisnis

Pada dasarnya proses produksi box motor ini terbilang cukup mudah, dan bahan bakunya banyak ditemukan di pasaran. Sehingga tidak heran bila bisnis ini mulai ditekuni banyak orang, karena prosesnya yang tidak terlalu rumit dan membutuhkan modal usaha yang tidak terlalu besar.

Selain itu, prospek bisnis box motor delivery diperkirakan semakin hari semakin menjanjikan untung besar. Sebab, sekarang ini banyak pelaku bisnis makanan maupun jasa kurir yang mengutamakan pelayanan praktis dan ekonomis untuk memenuhi kebutuhan pasar, sementara jumlah produsen box motor delivery masih sangat sedikit. Wajar adanya bila para produsen box motor bisa mendapatkan keuntungan bersih hingga 20-30% setiap bulannya. 

Kekurangan Bisnis

Dalam menjalankan peluang bisnis ini, salah satu kendala yang sering dihadapi para pelaku usaha yaitu kurangnya keterampilan karyawan dalam mencampur berbagai macam bahan untuk membuat fiberglass yang berkualitas. Meskipun bahan-bahan yang digunakan sudah sesuai dengan takaran ideal, namun jika proses pencampurannya tidak dilakukan dengan cara yang benar, maka box yang dihasilkan kualitasnya kurang maksimal dan tidak bisa sesuai dengan permintaan pelanggan. 

Kunci sukses

Kunci kesuksesan bisnis box motor delivery terletak pada kualitas produk yang ditawarkan dan pelayanan prima yang diberikan kepada para pelanggan. Ketika para pelanggan mendapatkan kepuasan pada pemesanan box yang mereka lakukan, maka untuk selanjutnya mereka tidak segan-segan untuk menjadi pelanggan setia Anda dan merekomendasikannya kepada rekan bisnis yang mereka miliki. Semakin banyak mitra yang senang dengan produk Anda, maka semakin besar pula peluang Anda untuk mendapatkan untung berlimpah setiap bulannya.

Analisa Ekonomi

Asumsi

Proses produksi dilaksanakan di rumah pribadi (bebas sewa tempat)

1. Modal usaha

Mesin kompresor  Rp 1.500.000

Peralatan dan perkakas  Rp 5.000.000

Bahan baku master cetakanRp 1.000.000 +

Total  Rp 7.500.000

2. Biaya operasional per bulan

Bahan baku per bulan:

390 kg resin x @ Rp 20.000 Rp  7 .800.000

39 kg katalis x @ Rp 50.000  Rp   1.950.000

117 kg aerosil  x @ Rp 100.000 Rp 11.700.000

1 kg pigment Rp  100.000

30 kg mat x @ Rp 20.000   Rp  600.000

7 liter aseton x @ Rp 35.000  Rp  245.000

1 kg PVA  Rp   100.000

1 kg mirror glaze  Rp  100.000

20 kg dempul  x Rp 22.500,00  Rp 450.000

Amplas   Rp 50.000

20 kg besi bracket x @ Rp 15.000   Rp  300.000

Mur dan baut   Rp  360.000

Engsel   Rp  240.000

10 kg cat epoxy  Rp  1.000.000

Biaya digital printing  Rp  1.500.000

Biaya gaji 5 orang x @ Rp 1.200.000   Rp  6.000.000

Biaya listrik, air, telepon transport  Rp  1.000.000  +

Total  Rp 33.495.000

3. Omset per bulan

Penjualan :

10 box tipe standar x @ Rp 1.500.000   Rp 15.000.000

6 box tipe variasi x @ Rp 1.750.000  Rp 10.500.000

5 box cool/warm x @ Rp 2.500.000   Rp 12.500.000 +

Total omset per bulan  Rp 38.000.000

4. Laba bersih per bulan

Rp 38.000.000 – Rp 33.495.000 = Rp 4.505.000

5. ROI (Return of Investment)

(Modal awal : laba bersih per bulan) < 2 bulan

Semoga informasi peluang usaha ini memberikan manfaat bagi para pembaca dan menginspirasi masyarakat Indonesia untuk segera memulai usaha.

 

 

 

Sumber artikel: serambiusaha.blogspot.com dan redaksi

Sumber gambar: archive.kaskus.us

Leave a Comment

    Twitter JPMI

Komentar Terbaru

  • erik kusumah: Boleh minta alamat dan no tlp ksu keju boyolali ga?...
  • koko: Maaf, apakah saya bisa minta materi mengenai aspek perpajakan di bidang Perdagangan? Terim...
  • Cinung Ca: Ini brp hrganya...
  • Milkanknit: Perkembangan teknologi ternyata juga bermanfaat untuk inovasi kerajinan terutama kerajinan...
  • Milkanknit: Ternyata ditangan-tangan yang terampil berbagai macam kerajinan dan pakaian....