Ampas Nanas untuk Jernihkan Minyak Jelantah


Di dalam berbagai kesempatan kita telah mendengar betapa bahayanya jika seseorang mengkonsumsi makanan yang digoreng yang diolah dengan minyak goreng yang sudah dipakai berkali-kali. Minyak bekas pakai yang biasa disebut minyak jelantah ini memiliki reputasi kesehatan yang buruk karena mengandung sederet bahan-bahan kimia yang merusak tubuh. Di antaranya yakni asam lemak bebas (free fatty acids) yang dihaislkan akibat pemanasan yang terus menerus dan kandungan asam lemak jenuh yang berbahaya bagi kesehatan dalam jangka panjang. Zat-zat ini bertanggung jawab atas berkembang biaknya bibit penyakit kanker dalam tubuh kita.

Sebuah kabar gembira bagi para pedagang kecil yang mungkin ingin tetap memanfaatkan minyak goreng bekas pakai mereka tanpa harus mengorbankan kesehatan para pembeli makanan goreng olahannya datang dari Semarang, Jateng.  Inovasi penggunaan ampas buah nanas yang ditemukan oleh Ikhtiar Dwi Wardana dan Faza Fachry dari Balai Penelitian dan Pengembangan Jateng di jl. Imam Bonjol 190 Semarang ini jika digunakan secara luas akan bisa membantu banyak pengusaha pengolahan makanan goreng skala kecil (home industry) yang ingin menghemat biaya pembelian minyak gorengnya dengan masih menjaga kualitas kesehatan makanan produksinya.

Ampas nanas yang direndam ini bisa meningkatkan mutu minyak bekas pakai dengan jalan menyerap zat-zat berbahaya di dalamnya. Sifat ampas nanas bagi minyak goreng bisa diibaratkan sebagai karbon aktif yang menyerap racun dari udara bebas. Meningkatnya mutu minyak goreng bekas pakai dapat dibuktikan secara ilmiah melalui berbagai aspek, di antaranya yaitu peningkatan tititk didih, peningkatan titik asap dan penurunan kandungan asam lemak bebas dan turunnya kandungan peroksida.

 

 

 

 

Sumber berita: ciputraentrepreneurship.com dan redaksi

Sumber gambar: azshar90.wordpress.com

Leave a Comment