Berbisnis Usaha Telur Asin Asap


Telur Asin AsapMembicarakan Desa Tegal Kuwu, tentunya Anda tidak asing lagi dengan obyek wisata Bledug Kuwu yang terletak di Kabupaten Grobogan. Berjarak kurang lebih 25 km ke arah timur dari pusat kota Purwodadi, pada liputan kali ini ada sisi menarik  yang kami dapatkan karena lokasi UKM cukup dekat dengan obyek wisata Bledug Kuwu tersebut.

Gunadi (36) selaku pemilik usaha telur asin asap “Insana” ini mengungkapkan bahwa  telur asin yang beliau ramu adalah salah satu inovasi baru dalam pembuatan telur asin. “Dengan metode pengasapan atau memasak kembali telur asin yang sudah matang  ke dalam tungku khusus, diperoleh hasil telur asin yang unik berwarna coklat muda dengan citarasa lezat yang berbeda,” ujarnya ketika dikunjungi tim bisnisukm. Mengingat warnanya cukup unik, menjadikan telur asin asap ini dapat dikenali dengan mudah oleh para konsumen.

Disamping warnanya yang berbeda dengan kisaran harga lebih terjangkau, telur asin asap ini juga diramu menggunakan resep khusus. “Untuk melumuri telur asin pada saat proses pembuatannya saya khusus menggunakan tanah dari sekitar obyek wisata Bledug Kuwu,” tutur bapak dua anak tersebut. Untuk rasa jangan ditanya, telur asin Insana ini memiliki rasa yang lezat, legit, masir dan tentunya bergizi tinggi. Tak hanya itu saja keunggulan yang ditawarkan oleh Gunadi, Ia juga tidak menggunakan bahan pengawet dan pewarna sehingga produk tersebut aman dikonsumsi bagi siapa saja. Bahkan sekarang ini citara telur asin Insana tidak hanya dikonsumsi masyarakat sekitar, namun juga dijadikan sebagai bingkisan oleh-oleh khas dari Bledug Kuwu untuk kerabat, sanak keluarga di rumah.

Gunadi menuturkan bahwa Ia mengawali usahanya pada tahun 2008 silam. “Saya ingin memunculkan ide yang berbeda, apalagi di wilayah tempat tinggal saya memang masih jarang ditemui produk sejenis, biasanya telur asin yang saya temui hanya bewarna biru muda,” jelas lelaki kelahiran 14 April 1977 ini.

Berbekal gagasan tersebut, kemudian Ia mencari berbagai referensi untuk memperkuat ide bisnisnya. Gunadi yang memang kebetulan berprofesi sebagai seorang guru di salah satu SMP di daerahnya, tentu tidak kesulitan untuk mendapatkan ilmu tentang telur asin asap. Berbagai pelatihan usaha kecil pun Ia geluti melalui program-program yang diadakan pemerintah Kabupaten Grobogan. Salah satunya saja pelatihan tentang teknik pembuatan telur asin dan sempat juga mengadakan studi banding ke kota Brebes sebagai maestronya gudang telur asin yang sudah cukup terkenal.

Keaktifannya dalam mengembangkan keterampilan dan keikutsertaannya pada pameran-pameran UKM yang sering diadakan pihak pemerintah maupun swasta, membuat produk telur asin asap ini semakin dikenal luas oleh masyarakat. “Ternyata teknik lumuran bledug kuwu saya tak kalah bersaing untuk menghasilkan kualitas telur asin yang diinginkan konsumen, terbukti sekarang ini telur asin yang dihasilkan sangat masir namun tidak begitu asin,” ungkap Gunadi dengan bangga. Namun bila konsumen menghendaki rasa telur yang benar-benar asin, Anda dapat mencicipinya untuk jenis telur asin asap.

Selain aktif mengikuti pameran-pameran yang diadakan, selama ini strategi pemasaran yang dilakukan Gunadi yaitu memasukkan produk telur asin pada supermarket-supermarket yang ada di sekitar Kabupaten Grobogan. Dan hasilnya cukup memuaskan, setiap minggunya Insana memiliki kapasitas produksi mencapai 1.000 butir telur asin dengan omzet per bulan mencapai angka Rp 8 juta hingga 10 juta bila memasuki hari raya tiba.

Untuk pemenuhan bahan baku telur asin, Gunadi sengaja bekerjasama dengan beberapa peternak bebek di wilayah Penawangan dan Kradenan. Jadi walaupun sedikit ada kendala, namun setiap minggunya kebutuhan bahan baku masih bisa tercukupi. Dan untuk meminimalisir pecahnya telur saat pengiriman ke tempat konsumen, Gunadi meminta pelanggannya untuk bisa cash and carry.

Setiap butir telur asin asap Insana dibandrol Gunadi mulai dari mulai Rp 2.880 sampai Rp 3.120 per butir. Sedangkan untuk pembelian per 100 butir telur asin asap dihargai Rp 2.990-Rp 2.760 untuk grosir. Dan untuk harga telur asin biasa dipasarkan seharga Rp 2.730 hingga Rp 2.520, sedangkan per 100 butir dibandrol RP 2.400-Rp 2.600.

Tidak hanya berhenti berinovasi di produk telur asin, sekarang ini ada satu produk baru yang dikembangkan Gunadi dan cukup laris dipasaran, yaitu kacang presto asap dengan harga Rp 7.200 sampai Rp7.800/pcs dalam kemasan 200 gram. Dan bila konsumen menghendaki curah per kilogramnya dipatok dengan harga yang cukup terjangkau yaitu Rp 32.500/kg.

Dari usaha telur asin asap yang Ia rintis, kedepannya Gunadi berharap dapat lebih menjangkau pasar-pasar domestik dan mampu bersaing dengan telur asin dari daerah lain.

 

 

 

 

 

 

Sumber berita: bisnisukm.com dan redaksi

Sumber gambar: bacamoe.com

Leave a Comment

    Twitter JPMI

Komentar Terbaru

  • erik kusumah: Boleh minta alamat dan no tlp ksu keju boyolali ga?...
  • koko: Maaf, apakah saya bisa minta materi mengenai aspek perpajakan di bidang Perdagangan? Terim...
  • Cinung Ca: Ini brp hrganya...
  • Milkanknit: Perkembangan teknologi ternyata juga bermanfaat untuk inovasi kerajinan terutama kerajinan...
  • Milkanknit: Ternyata ditangan-tangan yang terampil berbagai macam kerajinan dan pakaian....