Monday : 01:34:57

logo JPMI bali

Perang Dagang AS atas China, Dan Dampanya Terhadap Perekonomian Indonesia

Redaktur | March 26, 2018 | BERITA JPMI

Setelah selama 10 tahun terakhir China leluasa buat segala cara menekan, memaksa, mencuri hak intelektual & teknologi di seluruh dunia untuk kepentingan ekspansi pasar China , sekarang ini AS melakukan tindakan tegas menyerang balik China. Trump sudah tandatangan memorandum untuk serang China,Segala bujuk rayu China ditepis Trump yang sudah bertekad mengobarkan perang dagang kepada China yang berdasarkan hasil investigasi AS telah terbukti berbuat curang dan melanggar semua aturan perdagangan internasional.

Perang antara dua raksasa ekonomi dunia ini pasti berdampak luas, Trump bertekad menekan defisit neraca perdagangan USD 375 miliar dengan China. Meski China sejak Trump berkuasa telah meningkatkan impor dari AS secara drastis, Trump tetap ambil langkah tegas menindak China, Trump tahu persis karakter curang China, Trump punya perusahaan di China.

Trump: “Selama hidup saya berurusan bisnis dengan China, tidak pernah ditemukan ‘fairness’ dari mereka”.

Trump bukan Clinton atau Obama yang bersedia jadi budak China, menjerumuskan AS dan dunia dalam penguasaan hegemoni ekonomi China yang penuh kecurangan dan kejahatan Praktik curang China telah memporakporandakan ekonomi AS, menghancurkan lapangan kerja di AS, merampas kesejahteraan rakyat dan negara AS.

 

Kelemahan AS mengantar China menjadi negara kaya makmur sejahtera, China berjanji akan ajukan proposal baru untuk memuaskan Trump. Ancaman terjadinya perang dagang AS – China telah melemahkan dolar AS. Pelemahan dolar AS disambut baik oleh Trump karena akan mendukung upayanya meningkatkan daya saing produk AS. Sebaliknya, China kalang kabut dan berharap Uni Eropa tdk mengikuti jejak Trump. Tindakan tegas Trump melancarkan Perang Dagang dengan China akan diperluas dengan sanksi tindakan tegas pada negara2 yang menjadi sekutu China dalam kecurangan dan kejahatan dagang, termasuk Indonesia.

 

Indonesia jadi salah satu negara yang masuk dalam perhatian khusus AS karena telah terbukti menjadi kolaborator kejahatan dagang China. Jepang, Korsel dan Taiwan yang sekutu utama AS telah melaporkan kecurangan China di Indonesia di mana pemerintah RI mengakomodir kejahatan itu. Setelah sanksi ekonomi AS dijatuhkan kepada China, Indonesia dan negara2 kolaborator China juga dipertimbangkan dikenakan sanksi ekonomi/dagang oleh AS. Ekonomi RI yang sudah terpuruk terancam terbenam dalam resesi ekonomi. Arab Saudi, Korsel, Taiwan dan Jepang siap mendukung langkah Trump mengobarkan perang dagang kepada China.4 negara ini telah menjamin Perang Dagang AS kepada China tdk akan berdampak buruk bagi ekonomi AS dalam jangka pendek atau jangka panjang.

 

 Sementara itu, Indonesia makin terpuruk. Selama 3 bulan terakhir neraca perdagangan RI mencatat defisit. Impor lebih besar dari ekspor. Rupiah pun melemah. Devisa negara terkuras, RI gunakan segala cara untuk raih komitmen utang dari IMF & Bank Dunia, RI diambang krisis ekonomi, Mayoritas Rakyat tidak tahu fakta ini, Tenggelam dan teralihkan hiruk pikuk isu politik dan korupsi ,Bahaya krisis ekonomi di depan mata, Neraca Perdagangan RI Defisit 3 Bulan Berturut-turut, Negara terancam kolaps di era sekarang ini ,Elit partai masih belum sadar juga.